aku , hujan, dan secangkir kopi

di bawah langit kelabu aku menunggu

bersama secangkir kopi yang tak lagi hangat

pahit.

melodi rintik hujan pun turut mengiringi

peperangan batin antara hati dan logikaku

seolah bersorak kepada hati

untuk tetap selalu menunggu

-catatan 8 Maret 2022, 19.30

Leave a comment